(Vibiznews – Indeks) –Bursa Hong Kong akhir pekan memperpanjang rally sahamnya hingga perdagangan hari Jumat (23/1/2026) mengikuti rally saham Wall Street sebelumnya.
Indeks harian Hang Seng naik ke posisi tertinggi dalam sepekan oleh dukungan saham-saham sektor konsumen dan teknologi, namun secara mingguan alami kerugian pada pekan ini setelah pekan sebelumnya cetak gain yang besar.
Sentimen membaik menyusul rally kuat Wall Street sebelumnya yang dipicu oleh perubahan ancaman tarif perdagangan untuk Eropa setelah Presiden Trump menolak penggunaan kekerasan di Greenland.
Saham Alibaba Hong Kong naik 2,3% ke level tertinggi hampir tiga bulan karena berencana untuk mendaftarkan unit chip-nya, T-Head. Sementara itu, Xiaomi melonjak hampir 3% setelah meluncurkan program pembelian kembali saham.
Indeks Hang Seng ditutup naik 0,45% pada posisi 26.749, namun indeks saham Cina Enterprise (HSCE) menguat 0,61% menjadi 9.160,81.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Januari 2026 bergerak positif dengan berakhir naik 0,27% menjadi 26718.
Saham-saham yang memperkuat Hang Seng seperti saham Zijin Gold Intl. (8,2%), Pop Mart Intl. (6,5%), MTR Corp. (2,9%), dan Kuaishou Tech. (2,8%).



