Rekomendasi Forex EUR/USD 27 Januari 2026 : Mencermati Pergerakan Dolar AS

99

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir naik pada hari Senin terbantu pelemahan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir naik 0,43% pada 1.1881.

Indeks dolar AS pada hari Senin merost terendah dalam 4 bulan dan berakhir turun terpicu kekhawatiran upaya bersama AS dan Jepang untuk menguatkan Yen terhadap dolar AS.

Pelemahan Dolar AS terjadi karena spekulasi bahwa AS mungkin akan mengoordinasikan intervensi valuta asing dengan Jepang untuk meningkatkan yen, yang akan sejalan dengan pandangan Trump bahwa dolar yang lemah baik untuk AS sebagai stimulus bagi ekspor AS.

Otoritas AS dilaporkan menghubungi pelaku pasar pada Jumat lalu untuk memeriksa harga dolar/yen.

Sementara itu data ekonomi zona Euro beragam. Indeks Iklim Bisnis IFO Jerman Januari tidak berubah di 87,6, lebih lemah dari ekspektasi kenaikan menjadi 88,2. Indeks penilaian saat ini IFO Januari naik +0,1 menjadi 85,7, lebih lemah dari ekspektasi kenaikan menjadi 86,0. Indeks Ekspektasi IFO Januari turun -0,2 menjadi 89,5, lebih lemah dari ekspektasi kenaikan menjadi 90,3.

Swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 5 Februari adalah 0%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika pelemahan dolar AS berlanjut, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1914-1.1946. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 1.1842-1.1802.