Dolar AS Jumat 30 Januari 2026 Naik; Menuju Penurunan Mingguan Kedua Berturut-turut

115

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar bergerak naik pada hari Jumat di sesi perdagangan Asia dengan tercapainya kesepakatan pendaan pemerintahan AS, tetapi tetap berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut, karena meningkatnya ketegangan geopolitik dan perdagangan.

Indeks dolar AS bergerak naik 0,31% pada 96,58.

Gedung Putih dan Demokrat Senat mencapai kesepakatan sementara untuk mencegah penutupan pemerintah AS.

Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada negara-negara yang mengekspor minyak ke Kuba dan memperingatkan Iran tentang potensi serangan militer kecuali jika negara itu menandatangani kesepakatan nuklir.

Sementara itu, Trump mengatakan dia akan mengumumkan pilihannya untuk memimpin Federal Reserve pada Jumat pagi waktu AS, dengan laporan yang menunjukkan mantan gubernur Fed Kevin Warsh sebagai pilihan yang paling mungkin, yang dipandang sebagai kandidat yang lebih agresif.

Sore nanti akan dirilis data PPI dan Core PPI Desember AS yang secara tahunan diindikasikan menurun.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik dengan tercapainya kesepakatan Pemerintah AS dengan Senat Demokrat untuk pendanaan pemerintah. Namun jika malam nanti data PPI dan Core PPI Desember AS secara tahunan terealisir menurun, akan menekan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 95,90-95,64. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 96,54-96,92.