(Vibiznews-Forex) – Aussie dolar dalam pair AUDUSD mundur dari kisaran tertinggi dalam 3 tahun pada perdagangan forex pada sesi Eropa hari Jumat (30/1/2026) oleh kuatnya sentimen risiko serta anjloknya harga komoditas logam.
Dolar Australia hentikan rally 3 hari berturut imbas anjloknya harga emas dan komoditas logam lainnya yang membebani kurs komoditas.
Sementara dolar AS bergerak menjauhi posisi terendah dalam 4 tahun yang dicapai pada awal pekan setelah Presiden Trump diberitakan akan mengumumkan malam ini Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve yang baru.
Pekan ini pair AUDUSD bergerak rally merespon rilis data inflasi Australia yang lebih tinggi dari perkiraan dimana meningkatkan spekulasi kenaikan seperempat poin suku bunga RBA pada pertemuan mereka pekan depan.
Secara teknikal pair tertekan menembus posisi support kuat dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD berpotensi berrbalik arah menuju posisi resistennya.
Kini pair berada di 0.6967 yang turun ke posisi 0.6910, dan jika tembus akan meluncur ke support lemahnya di S3.
Namun jika tidak tembus 0.6950, pair tertekan melaju menuju posisi 0.7054 dan jika tembus akan berlanjut meluncur ke posisi resisten kuatnya di R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7230 | 0,7186 | 0,7105 | 0,7020 | 0,6978 | 0,6910 | 0,6853 |



