(Vibiznews-Forex) – Rally aussie dolar dalam pair AUDUSD merespon pengumuman kenaikan suku bunga RBA berlanjut hingga perdagangan forex pada sesi Eropa hari Selasa (3/3/2026) di tengah koreksi dolar AS.
Dolar Australia mengakhiri penurunan dua sesi karena Reserve Bank of Australia (RBA) menerapkan kenaikan suku bunga yang telah diperkirakan. Bank sentral menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 3,85%, kenaikan pertamanya sejak November 2023.
Lihat: RBA Tinggikan Suku Bunganya 25Bps, Kenaikan Pertama Sejak November 2023
Kebijakan tersebut juga memposisikan RBA sebagai bank sentral utama pertama yang beralih dari siklus pelonggaran pasca-COVID ke pengetatan.
Keputusan tersebut diambil secara bulat, mencerminkan serangkaian data luas dalam beberapa bulan terakhir yang menunjukkan bahwa tekanan inflasi meningkat pada paruh kedua tahun 2025 dan kemungkinan akan tetap di atas kisaran target untuk beberapa waktu.
Secara teknikal pair melaju hingga menembus 3 posisi resisten hariannya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD berpotensi melaju ke posisi resisten lanjutan.
Kini pair berada di 0.7050 yang melaju menuju posisi 0.7062 dan jika tembus akan berlanjut mendaki ke posisi resisten lanjutan di R1.
Namun jika tidak tembus 0.7050, pair tertekan turun ke posisi 0.6940, dan jika tembus akan meluncur ke support kuatnya di S1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7030 | 0,7086 | 0,6905 | 0,6920 | 0,6978 | 0,6810 | 0,6853 |



