(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (4/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah, menambah loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia turun setelah menanjak 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini melemah 0,09% atau 15 poin ke level Rp 16.770 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.755. Rupiah terpantau terkoreksi dari rebound sebelumnya mendekati level seminggu terendahnya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.792 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.795, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.770.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia melandai setelah melemah di sesi global sebelumnya; terkoreksi terbatas oleh investor mencermati arah kebijakan the Fed serta risiko shutdown Pemerintah AS.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini agak flat ke 97,37, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 97,38.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama melemah 48,057 poin (0,59%) ke level 8.170,654, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias melemah ditarik sektor teknologi, serta mengikuti Wall Street yang berakhir semalam dalam koreksi oleh investor beralih dari saham teknologi.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia bergerak mendatar. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.897 – Rp16.690.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



