Pelemahan Saham Teknologi Wall Street Berlanjut, Nasdaq Terjun ke Terendah dalam 2 Bulan

110

(Vibiznews – Index) – Harga saham teknologi di bursa Wall Street semakin jatuh hingga membuat Nasdaq anjlok ke posisi terendah lebih dari 2 bulan pada perdagangan yang berakhir Jumat dinihari (6/2/2026).

Tekanan saham teknologi cukup signifikan tersebut menyeret semua indeks utama Wall Street berakhir di zona negatif dengan persentase cukup besar.

Nasdaq anjlok  1,6% menjadi 22.540,59, S&P 500 turun  1,2% menjadi 6.798,40 dan Dow Jones merosot  1,2% menjadi 48.908,72.

Pelemahan saham teknologi imbas dari laporan kuartalan beberapa perusahaan besar seperti Qualcomm dan Alphabet yang kurang mengesankan.

Saham Qualcomm anjlok 8,5% setelah produsen chip tersebut melaporkan pendapatan kuartal pertama fiskal yang melebihi perkiraan tetapi memberikan panduan yang mengecewakan untuk kuartal saat ini.

Saham Alphabet, perusahaan induk Google, ditutup jauh di atas titik terendahnya tetapi masih turun 0,5% setelah  melaporkan hasil kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan tetapi memperkirakan peningkatan tajam dalam belanja modal pada tahun 2026.

Sebagai informsi, bahwa saham teknologi telah bergerak turun tajam selama beberapa sesi terakhir di tengah kekhawatiran tentang valuasi dan dampak AI.

Dari laporan ekonomi AS, klaim pengangguran AS meningkat jauh lebih banyak dari yang diperkirakan pada minggu yang berakhir 31 Januari. Data klaim tersebut naik 22.000 menjadi 231.000. Data ini menunjukkan  klaim pengangguran mencapai level tertinggi sejak mencapai 237.000 pada minggu yang berakhir 6 Desember.

Departemen Tenaga Kerja juga merilis laporan  yang menunjukkan lowongan pekerjaan di AS secara tak terduga menurun ke level terendah dalam lebih dari 5a tahun pada bulan Desember.

Secara sektoral, saham emas bergerak turun tajam seiring dengan harga logam mulia tersebut, mengakibatkan penurunan tajam 6,3% pada NYSE Arca Gold Bugs Index.

Saham perangkat lunak dan perangkat keras komputer juga mengalami pelemahan yang signifikan, menyeret Dow Jones U.S. Software Index and the NYSE Arca Computer Hardware Index masing-masing turun sebesar 5,1% dan 4,2%.

Penurunan tajam harga minyak mentah juga membebani saham jasa perminyakan dengan  Philadelphia Oil Service Index anjlok 3,1%.