(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY melanjutkan kekuatan sebelumnya dengan naik ke tertinggi sepekan lebih pada akhir perdagangan forex sesi Asia hari Selasa (10/2/2026) di tengah koreksi dolar AS.
Pergerakan pemulihan yen dengan cepat dari tekanan selama 2 pekan terjadi oleh spekulasi bahwa pemerintah Jepang akan turun tangan untuk membendung penurunan yen bersama dengan ekspektasi Bank Sentral Jepang (BoJ) akan tetap pada jalur normalisasi kebijakannya.
Sementara itu pasar juga merespon dengan positif janji PM Jepang Sanae Takaichi bahwa rencana stimulusnya tidak akan semakin membebani keuangan negara tersebut. Takaichi kembali mengulangi janjinya untuk menangguhkan pajak penjualan 8% untuk makanan selama 2 tahun pada hari Senin.
Yen juga diuntungkan dari masuknya modal asing karena ekuitas Jepang melonjak ke level tertinggi sepanjang masa setelah pemilu, bahkan ketika obligasi berada di bawah tekanan di tengah kekhawatiran atas prospek fiskal negara.
Secara teknikal pair USDJPY sedang meluncur menuju posisi support kuatnya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi menuju support berikutnya.
Pair kini berada di posisi 155,12 yang turun menuju 156,30 sebelum lanjut ke support lemahnya di S2.
Namun jika pair tidak sampai menembus 156.40, berpotensi balik berbalik naik ke posisi tertinggi 157.65, jika tembus lanjut ke resisten lemahnya di posisi R2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 159.32 | 158.47 | 157.15 | 156.33 | 155.02 | 154.20 | 152.87 |



