(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Kamis sore ini (12/2), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup melemah, mengurangi loss dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa menurun terbatas setelah agak melandai 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore ini melemah 0,18% atau 30 poin ke level Rp 16.810 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.780. Rupiah terpantau terkoreksi setelah rally 3 hari meninggalkan seminggu tertingginya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 16.776 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.825, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.810.
Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa terpantau menurun terbatas setelah agak melandai 2 hari di sesi global sebelumnya; konsolidasi di sekitar 1,5 minggu terendahnya setelah sempat diangkat data lapangan kerja AS yang melebihi estimasi.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun terbatas ke 96,85, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 96,90.
Sementara itu, IHSG Kamis di akhir sesi melemah 25,614 poin (0,31%) ke level 8.265,352, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed terkoreksi dengan Nikkei masih di area tertingginya paska pemilu, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam terkoreksi terbatas termasuk Dow Jones turun dari rekor.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.883 – Rp16.705.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



