Dolar AS Akhir Pekan Turun Tipis Terpicu Pelemahan Inflasi AS

64

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS pada hari Jumat berakhir turun tipis setelah inflasi harga konsumen AS pada bulan Januari naik kurang dari yang diperkirakan, sehingga meningkatkan spekulasi bahwa The Fed dapat melanjutkan pemotongan suku bunga.

Indeks dolar AS ditutup turun tipis 0,01% pada 96,91.

Selain itu, pemulihan pasar saham mengurangi permintaan likuiditas terhadap dolar.

Indeks Harga Konsumen (CPI) AS Januari naik +2,4% y/y, lebih lemah dari ekspektasi +2,5% y/y dan merupakan laju kenaikan terkecil dalam 7 bulan.

CPI inti Januari naik +2,5% y/y, tepat sesuai ekspektasi dan merupakan laju kenaikan terkecil dalam 4,75 tahun.

Pasar swap memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar -25 basis poin pada pertemuan kebijakan berikutnya pada tanggal 17-18 Maret sebesar 10%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya di awal pekan mendatang, indeks dolar AS akan dapat bergerak turun dengan melemahnya inflasi AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 96,76-96,60. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 97,11-97,30.