Forex AUDUSD 17 Februari 2026: Terkoreksi Tembus ke Support Kuat Merespon Risalah RBA Terkini

102

(Vibiznews-Forex) – Posisi aussie dolar dalam pair AUDUSD terkoreksi dari penguatan sebelumnya  pada  perdagangan forex  sesi Asia hari Selasa (17/2/2026) merespon rilis risalah pertemuan RBA terakhir.

Risalah dari Reserve Bank of Australia tidak memberikan komitmen terhadap jalur suku bunga yang pasti dan menekankan bahwa keputusan di masa mendatang akan bergantung pada data yang masuk dan keseimbangan risiko yang berkembang.

Dewan menekankan bahwa kenaikan suku bunga acuan baru-baru ini diperlukan, mencatat bahwa baik inflasi maupun risiko pasar tenaga kerja telah bergeser ke arah yang lebih mengkhawatirkan.

Para pembuat kebijakan menilai bahwa, tanpa pengetatan lebih lanjut, inflasi akan tetap di atas kisaran target bank sentral 2-3% untuk jangka waktu yang lama. Kondisi keuangan juga menjadi fokus utama, karena telah membaik secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir, dengan bank terus memberikan pinjaman secara bebas dan pertumbuhan kredit tetap kuat.

Investor masih menanti data upah kuartal keempat dan angka pasar tenaga kerja Januari untuk sinyal yang lebih jelas tentang momentum inflasi, ketahanan lapangan kerja, dan prospek kebijakan moneter yang lebih luas.

Secara teknikal pair meluncur menembus posisi support kuat dan  menurut analyst Vibiz Research Center pair AUDUSD berpotensi lanjut  menuju support lemahnya.

Kini pair berada di 0.7046 yang turun  ke posisi  0.7030 dan jika tembus  akan berlanjut  ke posisi support lemahnya di S3.

Namun jika tidak tembus  0.7020, pair berbalik naik ke posisi  tertinggi di 0.7075, dan jika tembus akan mendaki ke resisten kuatnya di R1.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
0,7142 0,7114 0,7095 0,7073 0,7053 0,7030 0,7008