(Vibiznews – Index) – Pergerakan harga saham Wall Street alami tertekan aksi ambil untung pada perdagangan yang berakhir Jumat dinihari (20/2/2026) oleh sentimen kekhawatiran konflik militer AS-Iran dan juga laporan kuartalan Walmart.
Dow Jones turun 0,5% menjadi 49.395,16, Nasdaq turun 0,3% menjadi 22.682,73 dan S&P 500 turun 0,3% menjadi 6.861,89.
Kekhawatiran tentang konflik militer antara AS dan Iran setelah komentar Presiden Trump tentang kemungkinan serangan memberatkan perdagangan aset risiko, namun mengangkat harga minyak mentah.
Awal perdagangan Wall Street sudah terpukul menimbang risalah pertemuan Fed yang dirilis sebelumnya, dimana mengisyaratkan bahwa disinflasi mungkin membutuhkan waktu lebih lama dan suku bunga yang lebih tinggi.
Sentimen semakin diperburuk dengan saham Walmart (WMT) anjlok 1% lebih setelah melaporkan hasil kuartal keempat yang melebihi perkiraan namun proyeksi pendapatan tahun berjalan lebih lemah dari yang diharapkan.
Secara sektoral, saham maskapai penerbangan menunjukkan penurunan yang signifikan dengan NYSE Arca Airline Index anjlok sebesar 4,4%.
Pelemahan yang signifikan juga terlihat di antara saham perumahan, seperti yang terlihat pada Philadelphia Housing Sector Index merosot 1,3%.
Namun sebaliknya terjadi pergerakan yang kuat pada saham energi dan juga perangkat keras komputer dengan NYSE Arca Computer Hardware Index melonjak 3,3%.



