Rekomendasi Forex Dolar AS 20 Februari 2026 : Mencermati Data Ekonomi dan Pernyataan Pejabat Fed

131

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS pada hari Kamis menguat ke level tertinggi 3,5 minggu dan ditutup naik terdukung penguatan data ekonomi.

Indeks dolar AS ditutup naik 0,11% pada 97,81.

Data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan pada hari Kamis mendorong penguatan dolar. Klaim pengangguran mingguan AS turun ke level terendah 5 minggu, dan survei prospek bisnis Philadelphia Februari secara tak terduga naik ke level tertinggi 5 bulan.

Klaim pengangguran awal mingguan AS turun -23.000 menjadi level terendah 5 minggu di angka 206.000, menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih kuat daripada ekspektasi sebesar 225.000.

Survei prospek bisnis Philadelphia AS bulan Februari secara tak terduga naik +3,7 menjadi level tertinggi 5 bulan di angka 16,3, lebih kuat daripada ekspektasi penurunan menjadi 7,5.

Risalah rapat FOMC 27-28 Januari yang bernada hawkish yang dirilis hari Rabu juga masih memberikan dukungan dimana menyatakan bahwa “beberapa” pejabat menyarankan The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga jika inflasi tetap di atas targetnya.

Selain itu, komentar hawkish dari Gubernur Fed Stephen Miran mendorong penguatan dolar ketika ia mengatakan bahwa ia sekarang melihat jalur suku bunga yang “kurang akomodatif” karena lapangan kerja AS bertahan lebih baik daripada yang diantisipasi dan inflasi barang lebih terkendali.

Namun kenaikan dolar AS dibatasi setelah pelebaran defisit perdagangan AS Desember ke level tertinggi 5 bulan dan penurunan tak terduga dalam penjualan rumah tertunda Januari.

Defisit perdagangan AS bulan Desember adalah -$70,3 miliar, lebih besar daripada ekspektasi -$55,5 miliar dan merupakan defisit terbesar dalam 5 bulan.

Penjualan rumah tertunda AS bulan Januari secara tak terduga turun -0,8% m/m, lebih lemah daripada ekspektasi peningkatan +2,0% m/m.

Pasar swap memperkirakan peluang penurunan suku bunga -25 basis poin pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 17-18 Maret sebesar 6%.

Malam ini akan dirilis berbagai data ekonomi AS yang bervariasi indikasinya.

Data Core PCE Price Index Desember AS diindikasikan meningkat.

GDP Growth Rate QoQ Q4 AS diindikasikan menurun.

Personal Income Desember AS diindikasikan tidak berubah.

Personal Spending Desember AS diindikasikan menurun.

Michigan Consumer Sentiment Final Februari AS diindikasikan meningkat.

New Home Sales November-Desember AS diperkirakan menurun.

Juga akan ada pernyataan dari pejabat Fed Bostic.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak naik dengan dukungan penguatan data ekonomi dan pernyataan hawkish pejabat Fed. Demikian juga jika malam nanti data ekonomi AS banyak terealisir naik, dan pernyataan pejabat Fed memberikan sinyal hawkish bagi kebijakan suku bunga, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 97,56-97,32. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 98,06-98,32.