(Vibiznews – Index) – Rally saham di bursa Jepang masih berlangsung hingga akhir perdagangan hari Rabu (25/2/2026) mengikuti rebound saham teknologi Wall Street dan pelemahan yen.
Indeks harian Nikkei melonjak 3% lebih yang kembali mencetak rekor tertinggi dalam sejarah di tengah meredanya kekhawatiran atas potensi gangguan AI yang mengangkat saham teknologi.
Pelemahan Yen yang paling membebani Nikkei dipicu oleh laporan bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga lebih lanjut dengan Gubernur Bank Sentral Jepang Kazuo Ueda.
Indeks harian Nikkei naik 2,2% dan ditutup pada 58.583, demikian untuk indeks Topix naik 0,71% menjadi 3.843,16.
Sementara itu untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Maret 2026 naik 0,87% pada posisi 59300.
Saham teknologi dan saham terkait AI memimpin kenaikan seperti Fujikura (6,5%), Advantest (7,5%), Disco Corp (5,8%), dan Tokyo Electron (4,2%).
Saham-saham lain yang mengalami kenaikan signifikan seperti Furukawa Electric (4,5%), JX Advanced Metals (12,3%), dan Nitto Boseki (5,7%).



