Rupiah Selasa Berakhir Menguat Signifikan ke Rp16.855/USD; Dollar Global Terkoreksi, Harapan Perang Berakhir

75
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (10/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar berakhir menguat cukup signifikan, menambah gain dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa agak turun setelah terkoreksi terbatas 2 hari di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat 0,47% atau 80 poin ke level Rp 16.855 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.935. Rupiah terpantau berbalik rebound dari area rekor terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.962 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.965, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp 16.855.

Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa agak turun setelah terkoreksi terbatas 2 hari di sesi global sebelumnya; menurun dari 3,5 bulan tertingginya pekan lalu, di tengah koreksi harga minyak dan harapan konflik Timur Tengah berakhir yang mengurangi permintaan dollar sebagai safe haven.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun ke 98,65, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 98,72.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi bangkit 103,544 poin (1,41%) ke level 7.440,913, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya menguat dipimpin Kospi oleh turunnya harga minyak dunia setelah Trump menyatakan perang dengan Iran segera berakhir dan mempertimbangkan untuk mengontrol Selat Hormuz, serta mengikuti Wall Street yang berakhir dengan ketiga indeks acuannya serempak rebound.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp16.976 – Rp16.832.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting