Rekomendasi Forex EUR/USD 13 Maret 2026 : Mewaspadai Pergerakan Dolar AS dan Data Ekonomi

116

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir turun pada hari Kamis, tertekan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup turun 0,48% pada 1.1512.

Euro turun karena penguatan dolar.

Selain itu, pelemahan Euro akibat komentar kepala ekonomi Uni Eropa, Valdis Dombrovskis, pada hari Kamis, yang mengatakan tingkat inflasi dapat melampaui 3% tahun ini dan PDB di Zona Euro bisa turun hingga -0,4 poin jika perang di Timur Tengah menyebabkan harga minyak mentah tetap berada di sekitar $100 per barel dan harga gas tetap tinggi untuk jangka waktu yang lama.

Swap memperhitungkan peluang 3% kenaikan suku bunga sebesar +25 bp oleh ECB pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 19 Maret.

Sore nanti akan dirilis data Produksi Industri Januari Zona Euro yang diindikasikan meningkat.

Malam nanti akan dirilis data ekonomi AS :

– Core PCE Price Index Januari, yang secara bulanan diindikasikan tetap, secara tahunan diindikasikan naik

– Durable Goods Orders MoM Januari yang diiindikasikan naik

– GDP Growth Rate QoQ 2nd Est Q4 yang diindikasikan turun

– Personal Income MoM Januari yang diindikasikan naik

– Personal Spending MoM Januari yang diindikasikan turun

– Michigan Consumer Sentiment Prel yang diindikasikan turun

– JOLTs Job Openings Januari yang diindikasikan naik

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika lanjut menguat akan melemahkan Euro. Namun jika data Produksi Industri Januari Zona Euro terealisir naik, akan menguatkan Euro. Namun jika data ekonomi AS menguat, akan menguatkan dolar AS dan menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1494-1.1477 Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1530-1.1547.