(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY rebound dari kisaran terendah sejak Juli 2024 pada perdagangan forex sesi Asia hari Senin (16/3/2026) di tengah penguatan dolar AS.
Yen memangkas kerugian pekan lalu di tengah kekhawatiran bahwa jika menembus level kunci ¥160 dapat memicu intervensi pasar valuta asing oleh pemerintah Jepang.
Menteri Keuangan Satsuki Katayama mengatakan pemerintah memantau pergerakan mata uang dengan cermat dan siap bertindak dengan langkah-langkah tegas jika diperlukan. Yen telah jatuh selama 4 pekan berturut-turut karena perang Iran dan melonjaknya harga minyak membebani ekonomi Jepang yang mengimpor minyak.
Sementara itu, Bank Sentral Jepang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakannya tetap stabil minggu ini di tengah meningkatnya ketidakpastian atas dampak perang Iran terhadap ekonomi domestik.
Secara teknikal pair USDJPY meluncur menuju posisi support dan menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi mundur kembali ke arah support kuatnya.
Pair kini berada di posisi 159,30 dan sedang turun menuju S1, jika tembus lanjut ke support lemahnya di S2.
Namun jika pair tidak menembus 159.12, berpotensi berbalik naik ke posisi 159.73, jika tembus mendaki ke resisten kuatnya di posisi R1.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 160.48 | 160.27 | 160.00 | 159.50 | 159.26 | 158.72 | 158.46 |



