(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa siang ini (16/3), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound, melepaskan loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia merangkak naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini menguat 0,06% atau 10 poin ke level Rp 16.975 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.985. Rupiah terpantau berupaya bangkit setelah bearish 4 hari dari area rekor terendahnya, menjelang pengumuman BI Rate siang ini.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 16.982 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp16.985, dan terakhir siang ini WIB terpantau di posisi Rp 16.975.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia merangkak naik setelah terkoreksi di sesi global sebelumnya; tertahan di bawah area 10 bulan terkuatnya di tengah investor mencermati pertemuan beberapa bank sentral global minggu ini sembari tetap memerhatikan perkembangan perang di Timur Tengah.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 99,90, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,82.
Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi pertama bangkit 79,919 poin (1,14%) ke level 7.102,216, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat di tengah terkoreksinya harga minyak dunia walau masih sekitar $100 per barrel dan berlanjutnya perang Iran, serta mengikuti Wall Street yang berakhir serempak rebound.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.000 – Rp16.812.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting



