Forex USDJPY 23 Maret 2026: Pelemahan Yen Dibayangi Intervensi Pemerintah Jepang

116
usdjpy yen

(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY tertekan ke posisi 160 pada perdagangan forex sesi Asia hari hari Senin (23/3/2026) di tengah penguatan dolar AS.

Pelemahan yen yang mendekati posisi 160 tersebut memicu intervensi pasar, dimana Kepala Valas utama Atsushi Mimura mengatakan pemerintah Jepang siap mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menanggapi pergerakan nilai tukar.

Mimura juga menyoroti dampak konflik Timur Tengah yang berkepanjangan dan kenaikan harga minyak terhadap yen, mencatat bahwa fluktuasi mata uang memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat.

Pekan lalu yen gagal mempertahankan kenaikan  ketika Bank Sentral Jepang mempertahankan suku bunga kebijakannya tetap tetapi memberi sinyal kecenderungan terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat untuk melawan tekanan inflasi dari lonjakan harga minyak.

Dalam pertemuan BOJ tersebut, seorang anggota dewan Hajime Takata berbeda pendapat, merekomendasikan kenaikan 25 basis poin menjadi 1% untuk pertemuan kedua berturut-turut. Gubernur BOJ Kazuo Ueda menambahkan bahwa kenaikan suku bunga tetap mungkin terjadi jika perlambatan ekonomi akibat konflik Iran terbukti bersifat sementara.

Secara teknikal pair USDJPY mendaki  menuju  posisi resisten kuat dan menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi konsolidasi di kisaran penutupan lemah akhir pekan lalu. 

Pair kini berada di posisi 159,30 dan sedang naik ke posisi  159.83, jika tembus mendaki  ke resisten lemahnya di  posisi R2.

Namun jika pair tidak  menembus 159.60, berpotensi  berbalik turun menuju 158,96, jika tembus lanjut ke support kuatnya di S1. 

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
161.58 160.47 159.83 158.76 158.13 157.04 156.42