Forex USDJPY 16 April 2026: Yen Menguat karena Kekhawatiran Intervensi

155
usdjpy
Vibizmedia Photo

(Vibiznews-Forex) – Posisi yen Jepang dalam pair USDJPY rebound dan bergerak kuat pada perdagangan forex sesi Asia hari Kamis (16/4/2026) dikarenakan posisi dolar AS yang masih melemah.

Dolar AS tertekan di level terendahnya sejak awal Maret di tengah harapan gencatan senjata AS-Iran yang berkepanjangan, yang tetap mendukung suasana pasar yang optimis.

Faktanya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa perang dengan Iran hampir berakhir.

Sementara itu, ekspektasi upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik membuat harga minyak mentah tetap berada di dekat level terendah 3 minggu. Hal ini membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan meredam ekspektasi hawkish dari Federal Reserve AS (Fed).

Di sisi lain, Yen  mendapat dukungan dari spekulasi bahwa pihak berwenang akan turun tangan untuk membendung pelemahan mata uang domestik.

Namun, kekhawatiran ekonomi yang berasal dari ketidakstabilan di Selat Hormuz dapat membatasi apresiasi JPY yang signifikan. Jepang sebagian besar bergantung pada impor energi dari Timur Tengah, dan blokade Angkatan Laut AS, yang membatasi lalu lintas pengiriman masuk dan keluar Iran, mengancam untuk semakin membatasi aliran minyak yang sudah terhenti.

Hal ini, pada gilirannya, memicu kekhawatiran bahwa ekonomi Jepang akan mengalami tekanan besar  dalam waktu dekat yang dapat menekan yen.

Secara teknikal pair USDJPY meluncur mendekati posisi support kuat hariannya dan menurut analyst Vibiz Research Center pair berpotensi menuju support lanjutan. 

Pair kini berada di posisi 158,70 dan sedang turun menuju 158,60, jika tembus lanjut ke support lemahnya di S2.

Namun jika pair tidak  menembus 158.60, berpotensi berbalik naik ke posisi  159.00, jika tembus mendaki  ke kisaran resisten kuatnya di posisi R1.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
159.67 159.42 159.18 158.90 158.67 158.40 158.16