Dolar AS Akhir Pekan Berakhir Turun Dengan Harapan Kesepakatan AS-Iran

84

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS pada hari Jumat jatuh ke level terendah 7 minggu dan ditutup turun terpicu harapan bahwa perang di Iran akan segera berakhir, sehingga mengurangi permintaan dolar sebagai aset safe-haven.

Indeks dolar AS berakhir turun 0,12% pada 98,09.

Demikian juga, kenaikan pasar saham pada hari Jumat telah mengurangi permintaan likuiditas untuk dolar.

Ditambah lagi, penurunan tajam harga minyak mentah WTI sebesar 11% pada hari Jumat meredakan ekspektasi inflasi, yang bersifat dovish bagi kebijakan Fed dan negatif bagi dolar.

Namun kerugian dolar AS terbatas setelah komentar Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly, memicu aksi short covering, yang menandakan bahwa ia mendukung kebijakan Fed tetap stabil. Ia mengatakan guncangan harga minyak di AS lebih kuat pada sisi inflasi daripada pertumbuhan, dan mempertahankan kebijakan tidak berubah akan tetap menahan inflasi.

Pembicaraan antara AS dan Iran diperkirakan akan berlanjut di Pakistan pada hari Minggu atau Senin.

Pasar swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 bp pada pertemuan FOMC tanggal 28-29 April sebesar 1%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya di awal pekan, indeks dolar AS akan mencermati hasil perundingan putaran kedua AS-Iran akhir pekan ini. Jika tercapai kesepakatan penghentian perang, akan menekan dolar AS.