Rekomendasi Forex EUR/USD 20 April 2026 : Dapat Turun Tertekan Penguatan Dolar AS

148

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro pada hari Jumat turun dari level tertinggi hampir 2 bulan dan ditutup sedikit turunterpicu komentar dovish ECB setelah anggota Dewan Gubernur ECB Muller dan Demarco memberi sinyal bahwa ECB harus mempertahankan kebijakan tetap stabil dalam jangka pendek.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup turun 0,15% pada 1.1765.

Euro awalnya bergerak lebih tinggi pada hari Jumat di tengah pelemahan dolar AS.

Selain itu, penurunan harga minyak mentah sebesar 11% pada hari Jumat mendukung ekonomi Zona Euro dan euro, karena Eropa mengimpor sebagian besar energinya.

Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan, “Risiko terhadap prospek harga cenderung ke atas, terutama dalam jangka pendek, sementara implikasi jangka menengah akan bergantung pada intensitas dan durasi perang.”

Anggota Dewan Gubernur ECB Madis Muller mengatakan ECB perlu tetap waspada terhadap potensi risiko inflasi dari perang Iran, tetapi ‘kita tidak memiliki banyak bukti kuat tentang efek putaran kedua, jadi sulit untuk mengatakan bahwa ada alasan yang jelas untuk menaikkan suku bunga.”

Anggota Dewan Gubernur ECB, Alexander Demarco, mengatakan, “Mengingat ketidakpastian yang lebih tinggi saat ini, Juni adalah waktu yang lebih baik daripada April” untuk memutuskan apakah respons suku bunga ECB terhadap perang Iran diperlukan.

Swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 basis poin oleh ECB sebesar 9% pada pertemuan kebijakan 30 April.

Namun di akhir pekan perkembangan terjadi, pada hari Sabtu, Iran menutup kembali Selat Hormuz setelah pada hari Jumat dibuka, dengan alasan angkatan laut AS masih memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran.

Perkembangan juga terjadi hari Minggu, dimana sebuah kapal Angkatan Laut AS menembak dan melumpuhkan kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman sebelum Marinir menaiki dan menyita kapal tersebut, kata Presiden Donald Trump pada hari Minggu.

“Awak kapal Iran menolak untuk mendengarkan, jadi kapal Angkatan Laut kita menghentikan mereka tepat di jalurnya dengan membuat lubang di ruang mesin,” kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

“Saat ini, Marinir AS telah mengamankan kapal tersebut,” tambah Trump.

Penyitaan ini merupakan peningkatan blokade dan terjadi setelah Iran menembaki kapal-kapal komersial yang mencoba melintasi Selat Hormuz pada Minggu pagi. Selat tersebut terletak di antara Teluk Oman dan Teluk Persia.

Ketegangan yang terjadi di Selat Hormuz dapat menguatkan indeks dolar AS dan menaikkan harga minyak, yang dapat menekan Euro.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak turun tertekan penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1734-1.1704. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1822-1.1880.