Rekor Saham Wall Street Terkoreksi oleh Serangan Rudal Iran ke Uni Emirat Arab

184
iran

(Vibiznews – Index) – Rekor saham Wall Street tidak dapat berlanjut pada perdagangan yang berakhir Selasa dinihari (5/5/2026) dikarenakan melonjaknya harga minyak mentah dunia setelah pemberitaan Iran menyerang Uni Emirat Arab dengan rudal penjelajah.

Dow Jones yang paling tertekan dengan merosot 557,37 poin atau 1,1% menjadi 48.941,90, S&P 500 turun  0,4% menjadi 7.200,75 dan Nasdaq turun  0,2%  menjadi 25.067,80.

Harga minyak mentah berjangka AS melonjak lebih dari 3% ke atas $105 setelah unggahan media sosial dari Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab mengatakan 4 rudal jelajah yang diluncurkan dari Iran terdeteksi menuju berbagai wilayah di seluruh negeri.

Kemudian dilaporkan kebakaran terjadi di zona industri minyak utama di UEA setelah serangan drone Iran juga menambah kekhawatiran tentang peningkatan kembali konflik Timur Tengah.

Sementara itu  Presiden Donald Trump dalam unggahan sosial medianya menyatakan gangguan Iran di Selat Hormuz akan ditangani dengan tegas.

Secara sektoral, saham transportasi menunjukkan penurunan yang signifikan dengan turun tajam 4,8% pada Dow Jones Transportation Average.

Pelemahan signifikan juga terlihat di antara saham perumahan dengan Philadelphia Housing Sector Index anjlok sebesar 3,4%.

Saham perbankan, baja, dan emas juga berada di bawah tekanan sepanjang sesi, sementara saham produsen minyak dan bioteknologi menunjukkan kinerja yang kuat.