Euro Akhir Pekan Ditutup Naik Terdukung Komentar Hawkish Pejabat ECB

111

(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro berakhir naik pada akhir pekan hari Jumat, 8 Mei 2026, terdukung komentar hawkish pejabat ECB.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup naik 0,53% pada 1.1787.

Euro menguat terdukung komentar pejabat ECB yang bernada hawkish yang menunjukkan bahwa ECB mungkin akan menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan Juni jika perang AS-Iran berlanjut dan Selat Hormuz tetap tertutup.

Wakil Presiden ECB Luis de Guindos mengatakan penentu terpenting untuk suku bunga pada pertemuan ECB bulan Juni adalah “apakah Selat Hormuz dibuka kembali atau tidak.”

Anggota Dewan Eksekutif ECB Isabel Schnabel mengatakan, “Jika guncangan harga energi meluas, kebijakan moneter perlu diperketat untuk menahan risiko efek putaran kedua yang mengancam stabilitas harga jangka menengah.”

Anggota Dewan Gubernur ECB dan Presiden Bundesbank Joachim Nagel mengatakan ECB “sangat waspada” terhadap meningkatnya risiko inflasi akibat perang Iran dan akan bertindak sesuai kebutuhan untuk mencegah kenaikan biaya energi yang meluas ke harga secara lebih luas.

Data ekonomi Jerman pada hari Jumat beragam untuk Euro. Data perdagangan untuk bulan Maret lebih baik dari yang diperkirakan, meskipun produksi industri secara tak terduga menurun.

Produksi industri Jerman pada bulan Maret secara tak terduga turun sebesar -0,7% m/m, lebih lemah dari perkiraan kenaikan +0,4% m/m.

Data perdagangan Jerman lebih baik dari yang diperkirakan, dengan ekspor bulan Maret naik +0,5% m/m, lebih kuat dari penurunan -1,5% m/m yang diperkirakan. Selain itu, impor bulan Maret naik +5,1% m/m, lebih kuat dari perkiraan +0,5% m/m dan merupakan kenaikan terbesar dalam 2,75 tahun.

Swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar +25 bp oleh ECB sebesar 79% pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 11 Juni.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan mencermati pergerakan dolar AS, yang jika dolar AS melemah, akan menguatkan Euro. Sebaliknya jika ketegangan AS-Iran di akhir pekan berlanjut dan menguatkan dolar AS, akan menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1745-1.702. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1809-1.1830.