Nikkei 15 Mei Terjun ke Terendah dalam 2 Pekan, Mingguan Melonjak 5% Lebih

75
nikkei
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Jepang memperpanjang penurunan dari sesi sebelumnya pada perdagangan hari Jumat (15/5/2026) karena investor memantau perkembangan di Selat Hormuz dan pertemuan hari kedua Presiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Indeks harian Nikkei terjun ke kisaran terendah dalam 2 pekan, namun secara mingguan cetak gain yang besar dengan lonjakan 5% lebih.

Keniakan harga minyak dunia juga membebani yang membebani perekonomian yang bergantung pada impor minyak seperti Jepang.

Sentimen investor juga menjadi lebih hati-hati setelah Xi Jinping memperingatkan selama pembicaraan dengan Trump bahwa Taiwan dapat menjadi sumber bentrokan  antara dua negara.

Dari laporan ekonomi,  inflasi produsen yang lebih tinggi dari perkiraan memperkuat ekspektasi bahwa Bank Sentral Jepang mungkin menghadapi tekanan yang semakin besar untuk menaikkan suku bunga.

Indeks harian Nikkei turun 1,99%  dan ditutup pada 61.409, demikian untuk indeks Topix  turun 0,39% menjadi 3.864.

Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Juni 2026 turun 1,28% pada posisi 62080.

Saham-saham yang mengalami penurunan signifikan dan menekan Nikkei seperti Kioxia Holdings (-8,3%), Fujikura (-8,4%), Furukawa Electric (-4,8%), Advantest (-7,9%), dan Disco Corp (-7,3%).