(Vibiznews – Forex) Mata uang Euro bergerak naik pada hari Rabu, terbantu pelemahan dolar AS.
Pasangan mata uang EUR/USD bergerak naik 0,16% pada 1.1624.
Aksi short covering Euro muncul setelah dolar AS kehilangan kenaikan awal dan berbalik turun.
Euro juga naik hari ini setelah harga minyak mentah turun lebih dari -2%, yang merupakan sinyal positif bagi perekonomian Zona Euro dan euro, karena Eropa mengimpor sebagian besar kebutuhan energinya.
Anggota Dewan Gubernur ECB Pierre Wunsch mengatakan, “Jika konflik Iran tidak terselesaikan pada bulan Juni, maka saya pikir kemungkinan kenaikan suku bunga ECB cukup tinggi.”
Swap memperkirakan peluang kenaikan suku bunga +25 bp oleh ECB sebesar 83% pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 11 Juni.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro akan bergerak naik terbantu pelemahan dolar AS dan penurunan harga minyak mentah.



