(Vibiznews – Indeks) – Bursa Hong Kong pulih dari kerugian sesi sebelumnya dan mengikuti kenaikan semalam di Wall Street pada perdagangan hari Jumat (22/5/2026) di tengah harapan akan potensi kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri konflik.
Indeks harian Hang Seng berakhir rebound turun ke posisi terendah dalam 6 pekan lebih namun secara mingguan alami kerugian hingga 2% lebih.
Laporan menunjukkan bahwa Iran memandang proposal AS terbaru sebagai upaya untuk mempersempit perbedaan antara kedua pihak, memperkuat harapan akan kemajuan dalam negosiasi.
Sentimen investor juga didukung setelah tingkat inflasi Hong Kong tetap stabil di 1,7% pada bulan April, tidak berubah dari bulan sebelumnya, yang menandakan tekanan harga yang mendasarinya stabil.
Indeks Hang Seng ditutup naik 0,9% dan ditutup pada 25.606, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) naik 0,89% menjadi 8.550,87.
Untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Mei 2026 bergerak positif dengan berakhir naik 0,64% menjadi 25554.
Secara sektoral, sektor jasa teknologi melonjak 12,6%, dipimpin oleh kenaikan yang kuat di SMIC dan Lenovo, yang masing-masing naik 7,6% dan 19,8%, sementara saham keuangan juga berkontribusi pada reli karena investor beralih ke sektor tersebut di tengah meningkatnya selera risiko.
Saham-saham besar yang support Hang Seng seperti Tencent Holdings (0,6%), Knowledge Atlas Technology (26,9%), dan Sunny Optical Technology (1,5%).



