(Vibiznews – Indeks) – Aksi ambil untung investor yang terjadi di bursa saham Korea Selatan pasca rally pekan lalu berhasil diredam pada perdagangan hari Selasa (2/6/2026) oleh kekuatan saham teknologi.
Indeks harian Kospi ditutup pada posisi rekor tertinggi baru dengan 269 saham menguat dan 635 saham yang melemah.
Sentimen tetap didukung oleh optimisme atas permintaan AI setelah Nvidia meluncurkan chip baru yang berfokus pada AI dan membahas kerja sama memori AI dengan SK Group, memperkuat ekspektasi akan kekuatan berkelanjutan di sektor semikonduktor Korea Selatan.
Namun kenaikan dibatasi oleh kekhawatiran atas inflasi yang meningkat dan harga minyak yang tinggi.
Tingkat inflasi tahunan Korea Selatan meningkat menjadi 3,1% pada bulan Mei, tertinggi dalam lebih dari dua tahun, memperkuat ekspektasi bahwa Bank Sentral Korea dapat mempertahankan sikap kebijakan yang agresif untuk waktu yang lebih lama.
Investor juga memantau ketidakpastian yang kembali muncul seputar negosiasi AS-Iran, yang membuat harga energi tetap tinggi dan membebani sentimen risiko.
Indeks harian Kospi naik 0,15% dan ditutup pada rekor tertinggi 8.801, namun untuk indeks Kospi 200 berjangka bulan Juni 2026 ditutup turun 0,55% ke posisi 1409,95.
Saham teknologi yang support Kospi seperti Samsung Electronics naik 3,15% dan SK Square melonjak 6,13%.



