Ketiga Indeks Utama Wall Street Cetak Rekor Baru Meski Nota Kesepahaman AS-Iran Ditunda

138
wall street Realitas Fiskal

(Vibiznews – Indeks) – Saham Wall Street mampu mengatasi pelemahan awal sesi dan mencatatkan kenaikan moderat pada perdagangan yang berakhir hari Rabu (3/6/2026), dengan ketiga indeks utama mencapai rekor penutupan tertinggi untuk hari ketiga berturut-turut.

Dow Jones menguat 0,45% dan ditutup pada 51.307,79,  Nasdaq naik 0,03% 27.093,90 dan S&P 500 menguat 0,13%  pada 7.609,82.

Saham Wall Street telah diuntungkan oleh optimisme akan berakhirnya konflik AS-Iran dalam beberapa sesi terakhir, tetapi perbedaan pernyataan dari Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meredam harapan.

Pemulihan harga minyak mentah juga membatasi kenaikan dengan  melonjak pada sesi yang volatil sepanjang hari karena Nota Kesepahaman AS-Iran telah ditunda. Selain itu, pengawas energi global memperingatkan percepatan penipisan persediaan minyak mentah.

Meskipun ketidakpastian tentang situasi di Timur Tengah telah membuat pasar tetap waspada, optimisme tentang perdagangan AI terus menghasilkan sentimen positif di Wall Street.

Saham semikonduktor mencatatkan beberapa kinerja terbaik di pasar pada hari itu, dengan Philadelphia Semiconductor Index melonjak 4,5% ke rekor tertinggi intraday.

Kekuatan yang signfikan juga terlihat di antara saham perangkat keras komputer dengan NYSE Arca Computer Hardware Index melonjak 3,6%.

Saham baja, jasa perminyakan, dan perbankan juga menunjukkan kekuatan yang cukup besar, sementara saham perangkat lunak dan bioteknologi mengalami penurunan tajam.