Forex EURUSD 15 Juni 2026: Harga Minyak Anjlok, Euro Manfaatkan Koreksi Dolar AS

120

Vibiznews-Forex) – Posisi kurs euro dalam pair EURUSD terkoreksi dari rally hingga sempat menembus posisi tertinggi sejak awal Juni  pada perdagangan forex sesi Eropa hari Senin (15/4/2026) di tengah koreksi dolar AS.

Euro  naik di atas $1,16 karena sentimen investor berpihak pada aset yang lebih berisiko setelah AS dan Iran sepakat untuk mengakhiri konflik tiga bulan mereka.

Kesepakatan tersebut, yang mencabut blokade AS dan membuka kembali Selat Hormuz, akan ditandatangani di Swiss pada hari Jumat, meskipun ketidakpastian masih ada karena pasar menunggu detail lebih lanjut dan status program nuklir Iran tetap belum terselesaikan.

Harga minyak anjlok, meredakan tekanan inflasi dan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga.

Tentang suku bunga ECB, pasar  mengantisipasi sekitar 30 basis poin pengetatan lebih lanjut oleh ECB tahun ini, setara dengan satu kenaikan suku bunga, turun dari hampir dua sebelum kenaikan Kamis lalu.

Presiden ECB Christine Lagarde menyambut baik berita tersebut tetapi memperingatkan tentang harapan yang pupus di masa lalu dan efek putaran kedua yang muncul dari konflik tersebut. Joachim Nagel dari ECB menambahkan bahwa pemulihan pasokan minyak akan memakan waktu berbulan-bulan, menunda bantuan inflasi apa pun.

Secara teknikal pair EURUSD berada di tengah rentang range  1.1570 – 1.1621 dan  menurut analis Vibiz Research Center pasangan EURUSD berpotensi konsolidasi diatas posisi pivot.

Kini pair berada di posisi 1.1608 yang berusaha naik kembali ke posisi tertinggi 1.1621 dan jika tembus akan lanjut ke posisi resisten lemahnya  di R3.

Namun jika tidak berhasil menembus posisi  di 1.1621 akan memantul kembali dan tertekan turun menuju posisi 1.1570 dan jika tembus akan meluncur terus ke support kuatnya di S1.

R3 R2 R1 Pivot S1 S2 S3
1.1630 1.1603 1.1586 1.1570 1.1553 1.1538 1.1521