(Vibiznews – Index) Bursa saham Korea Selatan mencetak sejarah baru pada perdagangan akhir pekan, Jumat, 31 Juli 2026. Indeks KOSPI ditutup meroket tajam dan mencatatkan rekor kenaikan harian terbesar sepanjang sejarah berdirinya bursa, baik secara nominal poin maupun persentase.
Indeks acuan Korea Composite Stock Price Index (Kospi) melesat luar biasa sebesar 1.001,89 poin, atau 17,91 persen lebih tinggi, dan berakhir pada level 6.595,45. Pergerakan pasar hari ini sangat agresif dan didominasi oleh aksi beli sejak bel berbunyi. Indeks dibuka melompat di level 5.657,79 dari penutupan sebelumnya di 5.593,56. Sepanjang jalannya sesi perdagangan, KOSPI terus bergerak menanjak dan sempat menyentuh level tertinggi intraday di 6.630,77, sementara level terendah harian tercatat di 5.629,76 pada menit-menit awal.
Lonjakan fantastis bursa Seoul pada penutupan pekan ini dipicu oleh katalis kecerdasan buatan (AI) yang sangat positif dari Wall Street. Rilis kinerja laporan keuangan dari deretan perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat, seperti Microsoft, Amazon, dan Meta, dilaporkan sukses melampaui ekspektasi pasar. Kinerja gemilang ini seketika meredakan kecemasan global mengenai potensi gelembung investasi atau AI bubble yang sempat menghantui bursa dalam beberapa waktu terakhir.
Merespons membaiknya sentimen global tersebut, sektor semikonduktor domestik langsung menggila dan menjadi motor utama yang menerbangkan indeks. Saham Samsung Electronics terpantau melesat tajam hingga 28,02 persen, menyusul pengumuman rekor laba operasional kuartalan yang mengesankan. Lebih dramatis lagi, saham raksasa cip memori SK Hynix meroket hebat hingga menyentuh batas penolakan otomatis atas (daily limit) sebesar 30 persen.
Derasnya arus pembelian dan euforia di lantai bursa pada awal sesi bahkan memaksa otoritas bursa efek Korea Selatan untuk melakukan intervensi. Otoritas mengaktifkan fitur pembatasan beli atau mekanisme buy sidecar otomatis selama lima menit guna meredam lonjakan harga kontrak berjangka yang dinilai terlalu cepat.
Pemulihan spektakuler pada hari ini menjadi titik balik atau rebound yang sangat kuat bagi KOSPI. Sebelumnya, pasar sempat dilanda kepanikan dan aksi jual ekstrem selama tiga sesi berturut-turut, di mana indeks sempat terpuruk hingga 17 persen yang dipicu oleh kekhawatiran utang di sektor teknologi. Lonjakan hari ini secara efektif menghapus sebagian besar kerugian tersebut dan mengembalikan optimisme para pelaku pasar menjelang pergantian bulan.








