(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Jumat sore ini (7/8), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup lanjutkan penguatan, menambah gain dari sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa mendatar setelah menanjak di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS sore menguat 0,17% atau 30 poin ke level Rp 17.885 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.915. Rupiah terpantau 3 hari rally di area 2 minggu tertingginya.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.914 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.930, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp17.885.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa mendatar setelah menanjak di sesi global sebelumnya, bertahan di atas level 6 minggu terendahnya di antara turunnya yen Jepang dan investor mencermati perkembangan di Selat Hormuz.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini flat ke 99,95, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 99,96.
Sementara itu, IHSG Jumat di akhir sesi terpantau menguat 65,843 poin (1,04%) ke level 6.409,654, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias melemah di tengah harga minyak dunia yang kembali naik oleh tekanan Iran atas Selat Hormuz, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dengan terkoreksi dari rally sebelumnya.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa bergerak mendatar. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.126 – Rp17.845.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting






