Rupiah Selasa Siang Balik Melemah ke Level Rp17.870/USD; Tren Bearish ke 5,5 Minggu Terendahnya

86
dolar
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa siang ini (22/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau melemah cukup signifikan, melepaskan gain dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia turun setelah menguat di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS siang ini balik melemah 0,22% atau 40 poin ke level Rp 17.870 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.830. Rupiah terpantau kembali tertekan tren bearish 9 hari terakhir ke sekitar 5,5 minggu terendahnya.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka menguat ke Rp 17.808 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.875, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp17.870.

Melemahnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia turun setelah menguat di sesi global sebelumnya, terkoreksi dari 7,5 minggu tertingginya di antara kecenderungan hawkish bank sentral global.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini turun ke 100,33, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 100,43.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi pertama terpantau melemah 71,160 poin (1,11%) ke level 6.313,566, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias menguat dipimpin sektor teknologi dan kesehatan di tengah sentimen positif menjelang pertemuan tingkat tinggi antara Trump dan Xi Jinping, serta mengikuti Wall Street yang semalam rally dengan Nasdaq membukukan rekor.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini menguat, dengan dollar di pasar Asia beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.877 – Rp17.682.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting