(Vibiznews – Forex) Mata uang Yen bergerak menguat hari Selasa, 22 September 2026, seiring penurunan harga minyak mentah.
Pasangan mata uang USD/JPY bergerak turun 0,09% pada 157,24.
Harga minyak merosot sebesar -1% ke level terendah dalam 3 minggu; hal ini merupakan faktor positif bagi ekonomi Jepang dan mata uang yen, mengingat Jepang mengimpor lebih dari 90% kebutuhan energinya.
Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS (T-note) yang lebih rendah hari ini turut mendukung yen.
Pasar memperhitungkan peluang sebesar 18% untuk kenaikan suku bunga BOJ sebesar +25 basis poin pada pertemuan kebijakan berikutnya tanggal 30 Oktober.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Yen dapat bergerak naik seiring pelemahan harga minyak. Namun jika dolar AS menguat terpicu komentar hawkish pejabat Fed, akan menekan Yen. Pasangan mata uang USD/JPY diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 156,79-156,34. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 157,74-158,24.








