(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Rabu siang ini (23/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau rebound kuat, melepaskan loss dari sesi paginya, sementara dollar AS di pasar Asia menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya.
Rupiah terhadap dollar AS siang ini balik menguat 0,42% atau 75 poin ke level Rp 17.790 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.865. Rupiah terpantau rebound tajam setelah menyentuh sekitar 6 minggu terendahnya, menjelang pengumuman BI Rate.
Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.876 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.878, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp17.790.
Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Asia menanjak setelah menguat 2 hari di sesi global sebelumnya, rally ke sekitar 2 bulan tertingginya ditopang kecenderungan hawkish the Fed.
Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, siang hari WIB ini naik ke 100,71, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 100,54.
Sementara itu, IHSG Rabu di akhir sesi pertama terpantau menguat 40,417 poin (0,64%) ke level 6.317,461, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya mixed bias menguat dipimpin sektor teknologi di tengah berlanjut turunnya harga minyak dunia, serta mencermati Wall Street yang semalam mixed dengan Nasdaq rekor kembali.
Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Asia beranjak naik. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp17.908 – Rp17.682.
Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting







