Rekomendasi Forex USD/JPY 28 September 2026 : Naik Terdukung Permintaan Safe Haven dan Kenaikan Harga Minyak

109
nikkei yen

(Vibiznews – Forex) Mata uang Yen Jepang berakhir naik pada akhir pekan hari Jumat, terpicu aksi short covering setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyampaikan kepada Presiden Trump bahwa nilai tukar yen yang terlalu rendah merupakan masalah.

Pasangan mata uang USD/JPY berakhir turun 0,99% pada 157,28.

Yen melanjutkan penguatannya setelah Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan AS Bessent; hal ini mengisyaratkan bahwa AS dan Jepang dapat kembali melakukan intervensi terkoordinasi di pasar mata uang untuk mendukung yen.

Selain itu, penurunan harga minyak mentah sebesar -2% pada hari Jumat memberikan sentimen positif bagi perekonomian Jepang dan mata uang yen, mengingat Jepang mengimpor lebih dari 90% kebutuhan energinya.

Yen juga mendapat dukungan pada hari Jumat setelah imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun naik ke level tertinggi dalam 30 tahun di angka 3,125%, yang memperkuat selisih suku bunga bagi yen.

Pasar memperhitungkan peluang sebesar 31% untuk kenaikan suku bunga BOJ sebesar +25 basis poin pada pertemuan kebijakan berikutnya tanggal 30 Oktober.

Namun ketegangan AS-Iran yang kembali berlanjut di akhir pekan, dapat meningkatkan dolar AS dan menaikkan harga minyak, yang menjadi faktor penekan bagi Euro.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada hari Minggu menyatakan bahwa negaranya siap menghadapi perang melawan AS, namun ia tetap membuka pintu bagi diplomasi untuk perdamaian.

Pada hari Jumat, Araghchi telah mengusulkan pembukaan kembali selat tersebut dan dimulainya kembali perundingan nuklir dengan AS dalam waktu tujuh hari, dengan syarat pemerintahan Trump menerima ketentuan yang diajukan Iran.

Presiden Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa Iran telah mengajukan usulan namun ia menolaknya, dengan alasan bahwa Teheran menginginkan pembukaan kembali selat tersebut secara segera karena posisi mereka sedang melemah.

Selain menolak kesepakatan itu, Trump menyatakan rencananya untuk kembali membom Teheran setelah pemilihan umum paruh waktu AS pada bulan November.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Yen dapat bergerak turun dengan masih berlangsungnya ketegangan AS-Iran yang dapat meningkatkan permintaan safe haven dolar AS dan kenaikan harga minyak. Pasangan mata uang USD/JPY diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 158,51-159,73. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 156,51-155,73.