Rekomendasi Forex AUD/USD 28 September 2026 : Dapat Tertekan Penguatan Dolar AS

96

(Vibiznews – Forex) Mata uang Dolar Australia berakhir naik terhadap dolar AS pada akhir pekan hari Jumat, terdukung melemahnya dolar AS.

Pasangan mata uang AUD/USD berakhir naik 0,16% pada 0.7023.

Dolar Australia naik terdukung pelemahan dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,30% ke level 100,95 setelah reli kuat sepanjang pekan lalu, dan harga minyak yang turun ikut meredakan tekanan pada mata uang berisiko. Dolar Australia juga rebound setelah sempat mendekati level psikologis 0.7000.

Selain itu, ekspektasi kenaikan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA) mendukung Dolar Australia, setelah data tenaga kerja Australia bulan Agustus menunjukkan penambahan lapangan kerja sebesar +39,5 ribu, lebih kuat dibandingkan perkiraan +20 ribu.

Pasar memperhitungkan peluang sekitar 90-95% bagi RBA untuk menaikkan suku bunga sebesar +25 basis poin dari 4,35% ke 4,60% pada pertemuan kebijakan RBA tanggal 29 September.

Namun, kenaikan Dolar Australia tertahan oleh ekspektasi pengetatan kebijakan The Fed. Pasar memperhitungkan peluang sekitar 58% untuk kenaikan suku bunga The Fed pada kedua pertemuan yang tersisa tahun ini, sementara imbal hasil obligasi AS tetap berada di level tinggi. Meski rebound di hari Jumat, AUD/USD masih mencatat penurunan mingguan yang tajam dari level di atas 0.7200 awal bulan ini.

Selain itu, ketegangan AS-Iran yang kembali berlanjut di akhir pekan dapat meningkatkan dolar AS dan menaikkan harga minyak, yang menjadi faktor penekan bagi Dolar Australia.

Presiden Trump mengatakan pada akhir pekan bahwa ia menolak usulan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Menurut laporan Wall Street Journal, Trump memperkirakan pengeboman akan dilanjutkan setelah pemilihan umum paruh waktu AS pada bulan November. Harga minyak Brent naik di atas US$106 per barel pada hari Senin dan indeks dolar AS berada di dekat level tertinggi dua bulan di 101,15.

Pasar kini menantikan keputusan suku bunga RBA pada Selasa, data inflasi konsumen Australia bulan Agustus pada Rabu 30 September, serta data nonfarm payrolls AS di akhir pekan ini.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Dolar Australia dapat bergerak turun dengan masih berlangsungnya ketegangan AS-Iran yang dapat menguatkan permintaan safe haven dolar AS. Pasangan mata uang AUD/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 0,7004-0.6984. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 0,7043-0,7062.