(Vibiznews – Index) Bursa saham Hong Kong ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Senin, 28 September 2026. Indeks Hang Seng mengakhiri sesinya dengan kenaikan sebesar 0,60 persen atau bertambah 148,02 poin ke level 24.658,11. Setelah mengalami koreksi berturut-turut pada akhir pekan lalu, indeks acuan Hong Kong ini berhasil rebound teknikal dengan bergerak pada rentang harian antara level terendah 24.554,58 hingga level tertinggi di 24.767,22.
Penguatan indeks Hang Seng pada awal pekan ini didorong oleh respons positif pasar terhadap sentimen korporasi regional serta iklim global yang cukup suportif. Aksi beli ditopang oleh performa kuat bursa saham AS akhir pekan lalu yang dipimpin oleh reli saham teknologi raksasa. Sentimen ini memberikan ruang bagi sektor teknologi dan pertumbuhan di bursa Hong Kong untuk ikut memantul naik.
Sentimen pasar domestik juga mendapat dorongan dari langkah strategis Hong Kong Exchanges and Clearing yang resmi meluncurkan rangkaian produk ETF baru yang melacak indeks lintas pasar, mulai dari sektor semikonduktor hingga teknologi. Kebijakan akses baru bagi perusahaan asuransi China daratan untuk membeli ETF terdaftar di Hong Kong ini diantisipasi membawa aliran modal segar dalam jangka panjang.
Meski demikian, laju penguatan Hang Seng sedikit tertahan dari potensi reli yang lebih tinggi akibat melesatnya harga minyak mentah dunia, dengan Brent melonjak di atas USD 107 per barel. Hal ini menyusul penolakan AS terhadap proposal gencatan senjata Iran terkait konflik Timur Tengah dan ketegangan di Selat Hormuz, yang kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap inflasi energi global.
Kombinasi antara imbas positif Wall Street dan sektor teknologi serta katalis baru dari peluncuran ETF lintas pasar ini berhasil membawa Hang Seng mengakhiri perdagangan hari ini di teritori positif, meski penguatannya masih dibatasi oleh kekhawatiran terhadap lonjakan harga minyak dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.








