Bursa Wall Street Awal Oktober Terangkat Redanya Penjualan Surat Utang AS

47
wall street

(Vibiznews – Index) – Perdagangan saham awal bulan Oktober di bursa Wall Street berhasil rebound  pada  perdagangan yang berakhir Jumat (2/10/2026). Bangkitnya indeks Wall Street ini menghapus kerugian di awal sesi seiring terhentinya aksi jual masif di pasar Surat Utang Negara AS.

Indeks S&P 500 menguat 0,2%, sementara indeks berbasis teknologi Nasdaq naik 0,3%. Di sisi lain, indeks  Dow Jones  ditutup cenderung mendatar (flat) di dekat level pembukaannya.

Terhentinya aksi jual di pasar obligasi pemerintah AS memberikan kelegaan bagi pasar saham.  Akibatnya yield Treasury acuan tenor 10 tahun bergerak turun setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi sejak tahun 2002.

Pasar obligasi juga mendapat motivasi positif dari pernyataan Wakil Ketua Federal Reserve, Philip Jefferson. Ia mengisyaratkan bahwa bank sentral mungkin memerlukan lebih banyak waktu untuk mengeluarkan apakah kenaikan suku bunga acuan tambahan masih diperlukan di masa depan.

Redanya tekanan imbal hasil ini memberikan nafas lega bagi saham-saham yang sensitif terhadap kondisi kredit.

Saham-saham produsen chip (semikonduktor), yang sebelumnya ditekankan oleh rekor publikasi utang korporasi, sebagian besar ditutup menguat seperti Micron Technology (MU) melonjak 3,0% setelah merilis proyeksi kuartal berjalan yang optimistis pasca laporan kinerja kuartal keempat fiskal yang solid.

Sebelumnya, imbal hasil Treasury telah memperpanjang tren kenaikan selama beberapa bulan akibat tingginya harga minyak mentah.

Lonjakan harga energi tersebut memicu kekhawatiran inflasi serta memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral utama global akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.