Pergerakan positif Nikkei juga didorong oleh melandainya harga minyak mentah global, dimana tanda-tanda peningkatan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah dinilai memberikan angin segar bagi perekonomian Jepang.
Perhatian pasar juga tertuju pada kebijakan ekonomi Perdana Menteri Sanae Takaichi yang mengupayakan paket perencanaan fiskal ekspansif untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi.
Namun langkah kebijakan tersebut dibayangi oleh kekhawatiran meluasnya terkait pelemahan mata uang yen dan tren kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang.
Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2026 naik 1,16% pada posisi 70900.
Saham-saham yang terkait dengan teknologi dan AI termasuk di antara saham-saham yang memperoleh keuntungan terbesar, dipimpin oleh saham Advantest (3,9%), Taiyo Yuden (6,2%), Fujikura (5,2%), Murata Manufacturing (1%) dan Lasertec (0,8%).








