Rupiah Selasa Ditutup Menguat Tipis ke Level Rp17.895/USD; Dollar Global Rally Tertahan, Euro Bearish

103
Vibizmedia Photo

(Vibiznews – Economy) – Dalam pergerakan pasar uang Selasa sore ini (6/10), nilai tukar rupiah terhadap dollar ditutup agak melandai, melepaskan loss sesi siangnya, sementara dollar AS di pasar Eropa tertahan setelah menguat di sesi global sebelumnya.

Rupiah terhadap dollar AS sore ini menguat tipis 0,02% atau 3 poin ke level Rp 17.895 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.898. Rupiah terpantau dalam area konsolidasi 4 hari terakhir.

Analis Vibiz Research Center melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka melemah ke Rp 17.910 kemudian bergerak terkoreksi ke Rp17.912, dan terakhir sore ini WIB terpantau di posisi Rp17.895.

Mendatarnya rupiah terjadi sementara dollar AS di pasar uang Eropa tertahan setelah menguat di sesi global sebelumnya, rally di sekitar 17 bulan tertingginya di antara euro yang tergelincir bearish oleh kekhawatiran anggaran defisit Perancis yang membengkak.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, sore hari WIB ini turun tipis ke 102,07, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 102,10.

Sementara itu, IHSG Selasa di akhir sesi terpantau menguat 74,067 poin (1,21%) ke level 6.192,927, sedangkan bursa saham kawasan Asia umumnya bias menguat di tengah rally saham sektor teknologi dan sentimen positif global, serta mencermati Wall Street yang berakhir semalam dalam gain di mana Nasdaq mencetak rekor baru.

 

Analis Vibiz Research Center melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini melemah, dengan dollar di pasar Eropa beranjak turun. Rupiah terhadap dollar seminggu ini terlihat akan berada dalam rentang antara Rp18.000 – Rp17.795.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting