Rekomendasi Forex EUR/USD 7 Oktober 2026 : Dapat Tertekan Kenaikan Harga Minyak; Dapat Terdukung Pernyataan Pejabat ECB

104

(Vibiznews – Forex) Pasangan mata uang EUR/USD bangkit dari level terendah dalam 16 bulan dan ditutup naik pada hari Selasa, 6 Oktober 2026, terdukung pelemahan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD ditutup naik 0,33% pada 1.1260.

Pelemahan dolar AS memicu aksi short covering pada mata uang Euro.

Selain itu, meredanya kekhawatiran politik di Prancis turut mendukung euro setelah Menteri Keuangan Prancis, Lescure, menyatakan bahwa Prancis masih jauh dari kebutuhan akan bantuan ECB untuk menangani krisis utangnya.

Namun kenaikan Euro pada hari Selasa tertahan setelah data penjualan ritel Zona Euro bulan Agustus naik lebih rendah dari perkiraan, dan pesanan pabrik Jerman bulan Agustus turun lebih dalam dari dugaan—penurunan terbesar dalam tujuh bulan terakhir.

Penjualan ritel Zona Euro bulan Agustus naik +0,1% secara bulanan, lebih rendah dari perkiraan kenaikan +0,2% *m/m*.

Pesanan pabrik Jerman bulan Agustus turun -10,6%, secara bulanan lebih buruk dari perkiraan penurunan -1,0% dan merupakan penurunan terbesar dalam 7 bulan.

Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 14% untuk kenaikan suku bunga ECB sebesar +25 basis poin (bp) pada pertemuan kebijakan ECB berikutnya tanggal 29 Oktober.

Siang nanti akan ada pernyataan dari pejabat ECB Cipollone dan Vujcic.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak naik jika dolar AS melemah dan meredanya gejala politik di Perancis. Juga jika pernyataan pejabat ECB bernada hawkish bagi kebijakan suku bunga ECB, akan menguatkan Euro. Namun jika harga minyak naik dan risalah FOMC mensinyalkan hawkish bagi kebijakan suku bunga Fed dan menguatkan dolar AS, akan menekan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1216-1.1173. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1290-1.1321.