Rekomendasi Forex EUR/USD 8 Oktober 2026 : Waspadai Penguatan Dolar AS dan Gejolak Politik Perancis

106

(Vibiznews – Forex) Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun pada hari Rabu, 7 Oktober 2026, tertekan penguatan dolar AS.

Pasangan mata uang EUR/USD berakhir turun 0,56% pada 1.1197.

Euro tertekan penguatan dolar AS pada hari Rabu.

Euro juga berada di bawah tekanan di tengah meningkatnya risiko fiskal dan politik di Prancis, yang menghadapi krisis obligasi yang kian parah akibat sentimen negatif yang dipicu oleh kegagalan mencapai target defisit, kebuntuan kebijakan, serta pemilihan presiden tahun depan yang berpotensi mengubah arah negara tersebut.

Euro mendapat sedikit dukungan dari data ekonomi hari ini yang menunjukkan produksi industri Jerman bulan Agustus naik +2,0% secara bulanan (m/m); angka ini melampaui ekspektasi kenaikan +0,5% m/m dan merupakan peningkatan terbesar dalam 17 bulan terakhir.

Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 13% bagi ECB untuk menaikkan suku bunga sebesar +25 basis poin (bp) pada pertemuan kebijakan berikutnya tanggal 29 Oktober.

Sore nanti akan ada pernyataan dari pejabat ECB Lane.

Dari AS, malam nanti akan dirilis data Initial Jobless Claim AS yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, mata uang Euro dapat bergerak turun jika dolar AS menguat dan meningkatnya gejala politik di Perancis. Namun jika pernyataan pejabat ECB bernada hawkish bagi kebijakan suku bunga ECB, dan data Jobless Claim AS terealisir naik dan melemahkan dolar AS, akan menguatkan Euro. Pasangan mata uang EUR/USD diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 1.1154-1.1110. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 1.1252-1.1306.