Nikkei Akhir Pekan Hampir Stagnan Merespon Laporan Proyeksi OpenAI

96
nikkei

(Vibiznews – Index) – Pasar saham Jepang akhir pekan memulihkan sebagian besar kerugian sebelumnya pada akhir perdagangan hari Jumat (9/10/2026) setelah muncul laporan bahwa OpenAI memperkirakan pendapatan tahunan akan mencapai atau melampaui US$70 miliar pada akhir tahun.

Berita ini meredakan kekhawatiran yang dipicu oleh laporan sebelumnya per bulan September yang menyebutkan bahwa pendapatan tahunan perusahaan berada US$70 miliar di bawah angka yang diindikasikan sebelumnya.

Para investor terus memantau apakah pendapatan yang dihasilkan dari sektor AI dapat membenarkan besarnya belanja investasi di sektor tersebut, terutama mengingat peran penting perusahaan-perusahaan Jepang dalam pengembangan infrastruktur AI global.

Indeks harian Nikkei berakhir stagnan setelah awal sesi terjun ke kisaran terendah dalam sepekan. Namun secara bulanan berhasil cetak penguatan mingguan untuk 4 pekan berturut.

Pasar saham juga mendapat sentimen positif dari penurunan imbal hasil obligasi dan harga minyak, menyusul pernyataan Presiden Donald Trump bahwa AS tidak akan menyerang negara tersebut sebelum pemilihan paruh waktu.

Indeks harian Nikkei turun 0,02% dan ditutup pada level 69.030, sementara indeks Topix menguat 0,33% ke posisi 4.104.

Demikian untuk indeks Nikkei berjangka kontrak bulan Desember 2026 menguat 0,54% pada posisi 69470.

Namun, saham-saham di sektor teknologi dan yang terkait dengan AI masih berada di bawah tekanan seperti Kioxia Holdings turun 2,2%, SoftBank Group melemah 3,9%, dan Murata Manufacturing turun 3,6%.