(Vibiznews-Forex) – Posisi aussie dolar dalam pair AUDUSD bergerak naik menuju posisi tertinggi dalam 2 pekan berturut pada perdagangan sesi Eropa hari Senin (12/10/2026) yang dibatasi seiring lemahnya perdagangan safe haven.
Sementara itu melonjaknya harga obligasi pemerintah AS mendorong turun imbal hasil dari level tertinggi dalam 24 tahun, yang melegakan pasar global setelah berminggu-minggu mengalami aksi jual besar-besaran.
Penurunan imbal hasil tersebut membantu dolar Australia (Aussie) menguat 0,4% pada akhir pekan lalu sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan pertamanya dalam lima minggu.
Sementara itu seiring dengan kembali memanasnya ketegangan di Timur Tengah yang membuat sentimen pasar menjadi rentan. Para pelaku pasar menantikan rilis data inflasi penting AS akhir pekan ini, yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga AS.
Secara teknikal pair AUDUSD bergerak mixed dengan bias bullish. Kini pair berada di 0.6977 yang mendaki ke posisi 0.6980 sebelum menguji posisi resisten kuatnya di 0.6994.
Namun jika tidak lanjut menyentuh posisi 0.6975, pair akan berbalik arah dan turun menuju posisi rendah di 0.6964. Jika tembus, target penurunan berikutnya menuju S1 dan S2.
| R3 | R2 | R1 | Pivot | S1 | S2 | S3 |
| 0,7027 | 0,7007 | 0,6995 | 0,6975 | 0,6962 | 0,6943 | 0,6930 |








