Rekomendasi Forex Dolar AS 14 Oktober 2026 : Dapat Naik Terdukung Kenaikan Inflasi AS

108

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar AS ditutup pada hari Selasa, 13 Oktober 2026, tertekan komentar dovish pejabat Fed.

Indeks dolar AS ditutup turun 0,39% pada 102,18.

Dolar AS turun akibat komentar dovish dari pejabat The Fed. Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan bahwa lonjakan imbal hasil obligasi jangka panjang baru-baru ini turut membantu upaya The Fed dalam memperketat kebijakan moneter; hal ini mengisyaratkan dukungannya untuk mempertahankan kebijakan saat ini pada pertemuan FOMC akhir bulan ini.

Selain itu, Presiden The Fed New York John Williams mengatakan, “Mungkin tepat untuk melakukan satu kali lagi kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin tahun ini, namun saat ini saya tidak melihat adanya alasan untuk meyakini bahwa kita perlu melakukan langkah lebih lanjut.”

Sebelumnya Indeks dolar AS melemah pada hari Selasa, turun dari level tertinggi dalam 18 bulan, tertekan akibat merosotnya harga minyak dan imbal hasil Treasury AS.

Namun penurunan dolar AS pada hari Selasa tertahan setelah data penjualan rumah yang sudah ada (existing home sales) bulan September secara tak terduga mengalami kenaikan.

Selain itu, komentar bernada hawkish dari Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee turut menopang dolar; ia menyatakan bahwa inflasi yang terkait dengan lonjakan kecerdasan buatan (AI) telah “keluar dari jalurnya” dan mulai mendorong kenaikan harga di sektor-sektor ekonomi yang tidak terkait langsung.

Penjualan rumah yang sudah ada di AS pada bulan September secara tak terduga naik +1,5% secara bulanan menjadi 3,99 juta unit; angka ini lebih kuat dibandingkan perkiraan penurunan menjadi 3,95 juta unit.

Pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 22% bagi kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC berikutnya, yang dijadwalkan pada 27-28 Oktober.

Malam nanti akan dirilis data Inflasi September AS dan Inflasi Inti September AS yang diindikasikan meningkat.

Juga akan ada pernyataan dari pejabat Fed Barkin.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks dolar AS dapat bergerak turun terbebani komentar dovish pejabat Fed. Namun jika data Inflasi September AS terealisir naik dan pernyataan pejabat Fed bernada hawkish bagi kebijakan suku bunga Fed, akan menguatkan dolar AS. Indeks dolar AS diperkirakan bergerak dalam kisaran Support 102,04-101,89. Namun jika naik, akan bergerak dalam kisaran Resistance 102,45-102,71.