(Vibiznews – Index) – Indeks saham AS di Wall Street ditutup sebagian besar lebih tinggi pada perdagangan yang berakhir Rabu dinihari (21/10/2026) oleh aksi bargain hunting saham sektor-sektor ekonomi tradisional.
Lonjakan saham tersebut tersebut mengangkat Dow Jones menguat 529,85 atau 1,02% ke posisi 52.495,88, indeks S&P 500 menguat 0,28% menjadi 7.712,57 dan indeks Nasdaq alami koreksi tipis dengan turun 0,02% ke posisi 26.424,82.
Sentimen terangkat oleh turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) jangka panjang bersamaan dengan harga minyak bumi, yang memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) tidak akan menaikkan suku bunga secara berturut-turut dalam pertemuan minggu depan.
Sektor-sektor ekonomi tradisional seperti saham kesehatan, perbankan dan perusahaan pengelola aset. Saham kesehatan yang mencatatkan kenaikan tajam seperti Eli Lilly (+3,5%), Merck (+3,2%), dan Johnson & Johnson (+2,2%).
Dari sektor perbankan; saham Berkshire Hathaway naik 1,4%, sementara Goldman Sachs naik 1,1%.
Dari sisi laporan laba perusahaan, saham 3M melonjak 5,8% setelah laporan laba yang melampaui estimasi dan menaikkan proyeksi kinerja setahun penuh untuk kuartal kedua berturut-turut.
Sebaliknya, General Motors anjlok 6,8% setelah merevisi turun proyeksi labanya di tengah penurunan penjualan.








