(Vibiznews – Index) – Bursa saham Hong Kong alami kerugian yang moderat setelah menguat sesi sebelumnya pada perdagangan hari Kamis (29/10/2026) seiring kekhawatiran mengenai imbal hasil dari investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (AI).
Indeks harian Hang Seng ditutup pada kisaran terendah dalam sepekan yang dibebani oleh anjloknya saham-saham teknologi.
Di sisi lain, posisi taruhan penurunan harga pada saham BYD turun ke level terendah dalam tujuh bulan menjelang pengumuman laba perusahaan, meskipun harga sahamnya tetap berada dalam tren penurunan bulanan selama tiga bulan berturut-turut.
Laba bersih kuartal ketiga PetroChina naik 21,6% secara tahunan sementara laba Jiangxi Copper selama sembilan bulan meningkat 94,02%, memberikan sentimen positif dari sektor energi dan material.
Indeks Hang Seng ditutup turun 0,6% pada level 22.959, demikian indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 0,46% menjadi 7755,66.
Namun untuk indeks Hang Seng berjangka bulan Oktober 2026 bergerak fluktuatif dengan berakhir naik 0,08% menjadi 23086.
Saham-saham teknologi yang memimpin penurunan seperti Tencent (-2,8%), SMIC (-6,2%), Z.AI Co. (-7,4%), Lenovo (-7,1%), dan Meituan (-3,0%).








