Anjloknya dollar AS pada perdagangan sesi Eropa sore ini oleh aksi profit taking pasar dalam menanti rilis risalah hasil pertemuan FOMC yang diwaspadai dengan data ijin pembangunan rumah di Amerika Serikat.
Sentimen inilah yang membuat pair EURUSD berhasil keluar dari tekanan bearish selama 3 hari berturut oleh rencana ECB akan melonggarkan kebijakan moneternya dan juga dampak teror di Paris akhir pekan lalu.
Hari ini tidak ada data ekonomi yang dapat memberikan arah penggerak pair sehingga pergerakan EURUSD lebih terpengaruh pergerakan indeks dollar AS yang diawal perdagangan sempat menguat melanjutkan trend sebelumnya.
Pergerakan kurs Euro di sesi Eropa (10:00:35 GMT) bergerak naik terhadap dollar AS, setelah dibuka lemah pada 1.0643 di awal perdagangan (00.00 GMT), kurs Euro naik 30 pips atau 0, 3% dan nilai bergulir berada pada 1.0673.
Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair EURUSD akan lanjutkan penguatan ke kisaran 1.0699. Namun jika terjadi koreksi lagi akan kembali ke posisi 1.0611 pada BB 5 daily.
Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang