Jelang akhir perdagangan valas Singapura hari Senin(1/02), dollar SGD kembali menguat terhadap dollar AS melanjutkan penguatan perdagangan sebelumnya. Penguatan kurs negara Singapura hari ini mengambil momentum pelemahan dollar AS di pasar spot.
Namun mengawali pekan ini, dollar Singapura harus menyerah terhadap rupiah oleh kuatnya minat pasar global terhadap rupiah yang menerima kekuatan dari proyeksi investasi Indonesia oleh Moody’s. Dan ini penguatan rupiah terhadap dollar sgd terbesar sejak bulan Oktober 2015 lalu.
Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (07:15:11 GMT) bergulir kuat di kisaran 1.4238 setelah diawal perdagangan dibuka pada level 1.4245. Pada perdagangan sebelumnya pair USDSGD menutup harian dengan bearish yang berakhir di 1.4234.
Mengukur kekuatan dolar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergulir kuat di kisaran 9569,34 setelah perdagangan sebelumnya ditutup melemah 9677,82. Dan untuk transaksi antar bank ditanah air siang ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih rendah menjadi 9,666.48 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya di harga 9,758.75.
Secara teknikal, Analyst Vibiz Resarch Center melihat pergerakan pair USDSGD berpotensi bearish, dan berdasarkan harga tinggi perdagangan sebelumnya di 1.4308 dan posisi rendah di 1.4203 pair ini berpotensi berakhir di kisaran 1.4224.
Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang



